<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-785095062412418764</id><updated>2012-02-19T07:16:47.304-08:00</updated><title type='text'>Menata Hati</title><subtitle type='html'>hidup adalah sebuah proses belajar tiada akhir</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Muhammad Fattah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03953426463383651880</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tqqYzBxV_ys/TgAPt_oCNlI/AAAAAAAAABQ/pNl5nI-ggNQ/s220/kibarkan%2Bpanji%2Bislam.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-785095062412418764.post-9013561923395758490</id><published>2012-02-19T07:16:00.000-08:00</published><updated>2012-02-19T07:16:47.342-08:00</updated><title type='text'>Perang Pertama dan Paling Lama dalam Sejarah Manusia ( Jadilah Pemenang!)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ZwuCKrzki-k/T0EOu_M1QsI/AAAAAAAAACk/NIXkZ_Aeffc/s1600/Korean_War_HA-SN-98-07010.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;img border="0" height="244" src="http://4.bp.blogspot.com/-ZwuCKrzki-k/T0EOu_M1QsI/AAAAAAAAACk/NIXkZ_Aeffc/s320/Korean_War_HA-SN-98-07010.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Berbicara tentang perang, maka tak disangsikan lagi bahwa sejarah peradaban manusia telah mencatatkan begitu banyak kisah peperangan yang telah dilalui. Perbedaan kepentingan yang tak bisa diselesaikan secara damai selalu berakhir dengan jalan peperangan. Kerugian yang diakibatkan peperangan pun tak bisa dianggap remeh. Mulai dari harta-benda, tahta, keluarga, dan juga jiwa menjadi hal yang terkorbankan dalam peperangan. &amp;nbsp;Bagaimanapun juga, perang selalu menyisakan duka dan luka baik dari pihak pemenang, dan terlebih pada pihak yang kalah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 12.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Saudaraku, tahukah kalian tentang sebuah fakta peperangan pertama kali dalam sejarah kehidupan orang-orang beriman, yang bahkan menjadi sejarah peperangan pertama dalam sejarah kehidupan manusia juga? Sadar atau tidak sadar, kita pun juga turut andil dalam peperangan ini. Allah dan malaikat menjadi saksi langsung terhadap terjadinya peperangan ini. Ya, perang itu adalah peperangan yang terjadi antara kita sebagai manusia, melawan iblis beserta pengikut-pengikutnya yang kemudian disebut sebagai setan (setan-&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;yang jauh dari kebenaran; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;segala yang durhaka dan mengajak kepada kedurhakaan&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; dari Allah, baik dari golongan jin maupun manusia)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Lihatlah bagaimana percaya dirinya iblis mendeklarasikan perang terhadap manusia dihadapan Allah Azza wa Jalla yang diabadikan dalam Al Qur’an berikut ini,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada Para Malaikat: "Sujudlah kamu semua kepada Adam", lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: "Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?" Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? &lt;b&gt;Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya&lt;/b&gt;, kecuali sebahagian kecil". Tuhan berfirman: "Pergilah, Barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, Maka Sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; {Q.S. Al Isra’(17) : 61-63}&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;dari ayat di atas, kita tahu bahwa sejak penciptaan manusia yang pertama ( Adam as.) iblis telah mendeklarasikan untuk berperang melawan keturunan-keturunan Adam as. yang didorong oleh rasa kesombongannya. Inilah perang pertama yang dijalani manusia dan menjadi perang terlama karena baru akan selesai ketika terjadinya hari kiamat kelak. Iblis telah memulai genderang perang maka mau-tidak mau, ataupun suka-tidak suka, kita sudah berada dalam medan perang selama kita masih mengakui bahwa kita adalah seorang manusia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ketahuilah bahwa yang namanya perang pasti ada dua kubu yang saling berlawanan untuk memenangkan kepentingan masing-masing. Iblis berperang dengan tujuan menyesatkan manusia dari jalan kebenaran yang kaffah (Islam) dan menjadikan manusia sebagai pengikut-pengikutnya untuk menemaninya di Jahannam kelak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, Maka anggaplah ia musuh(mu), karena &lt;b&gt;Sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; {Q.S. Fathir (35) : 6}&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti Setiap syaitan yang jahat, yang telah ditetapkan terhadap syaitan itu, bahwa &lt;b&gt;Barangsiapa yang berkawan dengan Dia, tentu Dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; {Q.S. Al Hajj (22) : 3-4}&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;dan Sesungguhnya &lt;b&gt;Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya&lt;/b&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;{Q.S. Al Hijr (15) : 43}&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Lalu, apakah yang kita perjuangkan sebagai seorang manusia? Manusia berjuang untuk mempertahankan fitrahnya dalam kebenaran (Islam). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;dan &lt;b&gt;Sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar&lt;/b&gt; dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.&lt;span style="font-size: 10.0pt; line-height: 115%; mso-bidi-font-size: 9.0pt;"&gt; {Q.S. Az Zukhruf (43) : 37}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.0pt; line-height: 115%; mso-bidi-font-size: 9.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sudah sewajarnya bahwa yang namanya peperangan pasti akan memunculkan sosok pemenang dan tentunya ada juga yang kalah. Jika manusia mengalami kekalahan dalam mempertahankan dirinya dijalan kebenaran, maka sudah barang tentu hari-harinya hanya akan selalu diisi oleh keburukan yang semakin menjauhkan dirinya dari Allah Swt. Allah telah menjelaskan bahwa di antara manusia memang ada yang kalah dan menjadi pengikut setan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti Setiap syaitan yang jahat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;, yang telah ditetapkan terhadap syaitan itu, bahwa Barangsiapa yang berkawan dengan Dia, tentu Dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; {Q.S. Al Hajj (22) : 3-4}&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka Apakah kamu tidak memikirkan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; {Q.S. Yasin (36) : 62}&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sudah sepatutnya kita waspada akan hal ini. Selama kita menjalani hidup, apakah kita berada dipihak pemenang? Atau justru kita berada bersama dibarisan setan untuk ikut menyesatkan manusia-manusia yang lain? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;dan Demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, Yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)&lt;/b&gt;. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, Maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;{Q.S. Al An’am (6) : 112}&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Na’udzubillah. Semoga kita tidak termasuk golongan setan yang menyesatkan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Jika ditanya, niscaya pribadi kita masing-masing menginginkan menjadi seorang pemenang, bukan seorang pecundang. Namun jika menilik lebih dalam lagi, dan merenungi segala hal yang telah kita perbuat, apakah amalan-amalan kita selama ini sudah mencerminkan sebagai seorang pemenang? Hanya Allah yang mengetahui segala yang tampak maupun tersembunyi serta diri pribadilah yang bisa menilainya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Saudaraku, jika selama ini kita berada dipihak yang kalah, maka sudah sepatutnya kita memperbaiki diri. Allah menginginkan kita untuk menjadi seorang pemenang, bukan pecundang. Tidak cukupkah nikmat kesempatan hidup yang masih kita rasakan saat ini menjadi bukti bahwa Allah menginginkan kita untuk menang? Tidak cukupkah dengan adanya saudara-saudari kita yang senantiasa mengajak kejalan kebenaran membuktikan bahwa dengan perantara mereka Allah ingin menyampaikan rasa sayang dan cinta-Nya kepada kita? Saudaraku, Allah rindu kepada kita. Dia ingin menyaksikan dan bertemu kita; tentunya kita &amp;nbsp;sebagai orang yang beriman, bukan sebagai pengikut setan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Setiap manusia pasti memiliki masa lalu. Terlepas itu baik atau buruk jika kita bijak dalam menyikapinya niscaya kita bisa menjadi seorang pemenang dalam peperangan ini. Wahai saudaraku, berhati-hatilah jika yang selama ini kita lakukan hanya bisa memaki masa lalu yang kelam, setiap waktu hanya menyesali apa yang telah terjadi. Sadar atau tidak sadar, dengan memaki dan menyesali masa lalu kita telah membuang-buang waktu masa depan yang penuh harapan. Ingatlah bahwa masa depan itu masih menyimpan beribu harapan yang bisa kita warnai lebih indah dan harmoni. Masa depan itu masih misteri dan yang bisa mewujudkan warna-warni itu adalah dengan usaha diri kita masing-masing. Ya, masa depan itu adalah harapan. Bukan untuk dibuat penyesalan. Ingatlah bahwa setiap diri kita bisa menjadi baik, tidak peduli bagaimana pun latar belakangnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-KGN1nSoZEDk/T0EO1osK0kI/AAAAAAAAACs/ZabRe24Xwts/s1600/Angel_and_Demon_by_Typhon39.png" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-KGN1nSoZEDk/T0EO1osK0kI/AAAAAAAAACs/ZabRe24Xwts/s320/Angel_and_Demon_by_Typhon39.png" width="239" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya. Sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu). dan sungguh rugi orang yang mengotorinya. {Q.S. Asy Syams (91) : 8-10}&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Jika selama ini kita diposisi yang kalah, maka sudah saatnya kita perbaiki diri saat ini juga. Ingatlah bahwa Allah berfirman,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;i&gt;orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena &lt;b&gt;Sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah&lt;/b&gt;.&lt;/i&gt; {Q.S. An Nisa’ (4) : 76}&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ingatlah bahwa tipu daya setan itu lemah! Tipu daya setan itu Lemah. Ya, tipu daya setan itu LEMAH! Itulah kebenaran yang Allah sampaikan lewat firman-Nya dan Allah bukanlah penipu bagi hamba-hambanya. Namun muncul sebuah pertanyaan, jika memang tipu daya setan itu lemah, mengapakah kita masih sering lalai dan terjerumus perbuatan-perbuatan maksiat? Bukan setan yang terlalu kuat untuk kita kalahkan, saudaraku. Tapi kitalah yang lemah. Tidak bisa dipungkiri bahwa memang kitalah yang lemah. Keimanan kita belum terpatri dalam sanubari, Islamnya kita belum melingkupi seluruh gerak tangan dan langkah kaki. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sesungguhnya syaitan itu tidak ada kekuasaanNya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;. Sesungguhnya kekuasaanNya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya Jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; {Q.S. An Nahl (16) : 99-100}&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Mari tingkatkan keimanan dan bertawakkal pada Allah Swt. Jangan sampai sisa waktu hidup kita tidak diisi dengan perubahan menuju kebaikan hingga tiba kematian. Jangan sampai kita merugi di hari kebangkitan karena telah tertipu oleh setan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i&gt;dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya seraya berkata: "Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul". kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya Dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.&lt;/i&gt; Q.S. Al Furqan (25) : 27-29&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;dan janganlah sekali-kali terpikirkan oleh kita untuk mengikuti atau bahkan menjadi setan dari golongan manusia. Sungguh setan itu adalah musuh yang nyata bagi kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i&gt;dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh syaitan; &lt;b&gt;Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; {Q.S. Az Zukhruf (43) : 62}&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;wallahu ‘alam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-KGN1nSoZEDk/T0EO1osK0kI/AAAAAAAAACs/ZabRe24Xwts/s1600/Angel_and_Demon_by_Typhon39.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/785095062412418764-9013561923395758490?l=menitiqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/feeds/9013561923395758490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2012/02/perang-pertama-dan-paling-lama-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/9013561923395758490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/9013561923395758490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2012/02/perang-pertama-dan-paling-lama-dalam.html' title='Perang Pertama dan Paling Lama dalam Sejarah Manusia ( Jadilah Pemenang!)'/><author><name>Muhammad Fattah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03953426463383651880</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tqqYzBxV_ys/TgAPt_oCNlI/AAAAAAAAABQ/pNl5nI-ggNQ/s220/kibarkan%2Bpanji%2Bislam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ZwuCKrzki-k/T0EOu_M1QsI/AAAAAAAAACk/NIXkZ_Aeffc/s72-c/Korean_War_HA-SN-98-07010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-785095062412418764.post-5093666424021778891</id><published>2011-07-09T17:23:00.000-07:00</published><updated>2011-07-09T17:23:45.291-07:00</updated><title type='text'>Sambut Puasa dengan Ceria!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-fg11dzCwlCU/ThjwcgrrKiI/AAAAAAAAACc/XSrLzZYCR64/s1600/puasa-batman.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="305" src="http://3.bp.blogspot.com/-fg11dzCwlCU/ThjwcgrrKiI/AAAAAAAAACc/XSrLzZYCR64/s320/puasa-batman.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sebentar lagi Ramadhan tiba. Tentunya bagi orang beriman sangat senang dengan kedatangan bulan yang penuh berkah ini. Selain karena banyak keutamaannya, pada bulan ini orang-orang beriman juga diwajibkan untuk berpuasa. Puasa adalah bentuk ibadah yang memiliki banyak keistemewaan, sehingga orang-orang mukmin sangat menanti dan merindui untuk kembali berpuasa di bulan Ramadhan. Berikut beberapa keistimewaan ibadah puasa diambil dari beberapa hadist shahih yang membuat orang-orang mukmin selalu menanti kedatangan puasa di bulan Ramadhan:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;1. Amal ibadah yang Allah sendiri yang memberi balasan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dari Abu Hurairah ra. berkata : &lt;i&gt;Rasulullah saw. bersabda : Allah telah berfirman : “Semua amal anak Adam akan digandakan pahalanya. Setiap kebaikan akan mendapat sepuluh kali lipat sampai dengan tujuh ratus kali lipat pahalanya.” Allah berfirman :&lt;b&gt; “Kecuali puasa, karena puasa ini milik-Ku dan Akulah yang akan memberinya balasan, karena (orang yang berpuasa) meninggalkan keinginan-keinginannya dan makannya demi Aku.&lt;/b&gt; Bagi orang yang berpuasa akan mendapat dua kebahagiaan. Kebahagiaan pertama ketika&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ia berbuka dan kebahagiaan lainnya ketika ia bertemu dengan Tuhannya. Dan sungguh bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih harum daripada bau minyak kasturi.”&lt;/i&gt; (H.R. Bukhori dan Muslim, dan ini lafal dari Muslim). &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;2. Puasa sebagai perisai dari hawa nafsu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;i&gt;“Wahai para pemuda, siapa dari kalian yang telah memiliki kemampuan untuk nikah maka hendaklah ia menikah karena hal tersebut untuk lebih menundukkan pandangannya dan lebih menjaga kemaluannya dan barangsiapa yang tidak mampu &lt;b&gt;maka hendaklah ia berpuasa karena sesungguhnya puasa itu sebagai pemutus syahwat.&lt;/b&gt;”&lt;/i&gt; (H.R. Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairah).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;3. Mempunyai pintu masuk surga tersendiri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dari Sahl bin Sa’d As Sa’idi, Nabi Saw. bersabda : &lt;i&gt;“&lt;b&gt;Sesungguhnya surga itu mempunyai sebuah pintu, disebut Raiyan-artinya basah melimpah- dipanggil pada hari kiamat, “Hai, mana orang-orang yang berpuasa? Lalu bila orang yang terakhir dari mereka telah masuk, maka pintu inipun ditutupkanlah.&lt;/b&gt;”&lt;/i&gt; (H.R. Bukhori dan Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;4. Dijauhkan dari neraka&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Nabi saw. bersabda, &lt;i&gt;“&lt;b&gt;Barangsiapa berpuasa sehari demi agama Allah semata, maka Allah akan menjauhkan pandangannya dari neraka, selama tujuh puluh musim gugur.&lt;/b&gt;”&lt;/i&gt; (H.R. Bukhori dan Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;5. Adanya syafa’at khusus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dari Abdullah bin ‘Amr bahwa Nabi saw. bersabda : &lt;i&gt;“Puasa dan Al Qur’an ini akan memberi syafa’at bagi hamba, pada hari kiamat. Berkata Al Qur’an: “Ya Allah demi aku dia telah meninggalkan kesenangan di malam hari… … Dia minta syafa’at padaku… … &lt;b&gt;Berkata puasa: “Ya Allah, Engkau larang ia makan dan memuaskan syahwat di waktu siang, dan sekarang ia meminta syafa’at padaku, mengenai itu maka syafa’at kedua mereka diterima oleh Allah.&lt;/b&gt;”&lt;/i&gt; (H.R. Ahmad dengan sanad yang sah).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;6. Amalan yang dapat mengantarkan manusia ke surga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Diterima dari Abu Usamah, katanya : &lt;i&gt;“Saya datang kepada Rasulullah saw. lalu saya katakan :&lt;b&gt; “Suruhlah aku dengan semacam amal yang akan dapat memasukkanku ke surga. Maka sabda Nabi saw. : “Hendaklah kamu berpuasa, karena tidak ada tandingannya berpuasa itu!&lt;/b&gt; Lalu saya datangi Nabi kali kedua, maka sabdanya : “&lt;b&gt;Hendaklah kamu berpuasa!&lt;/b&gt;”&lt;/i&gt;(H.R. Ahmad dan Nasa’i, juga hakim yang menyatakan sahnya).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;7. Amalan yang dapat menggugurkan dosa-dosa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;i&gt;“&lt;b&gt;Siapa yang puasa Ramadhan karena keimanan dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.&lt;/b&gt;”&lt;/i&gt; (H.R. Bukhori dan Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Nah ikhwati fillah, begitu banyak keistimewaan ibadah puasa. Namun sedikit sekali dari kita yang benar-benar melakukan puasa dengan sungguh-sungguh. Terkadang ada yang melakukan puasa karena ikut-ikutan teman, ada juga yang puasa hanya pada saat dilihat orang sementara saat dalam kondisi sendiri malah sembunyi-sembunyi cari makan dan minum. Sungguh sangatlah rugi jika memang itu yang terjadi. Kita tidak akan mendapatkan pahala, justru hanya lapar dan dahaga saja yang akan kita dapat. Sebagai orang yang beriman, marilah kita berpuasa dengan niat yang ikhlas dan semata hanya untuk mencari ridho Allah Swt. Sambutlah puasa dengan ceria!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/785095062412418764-5093666424021778891?l=menitiqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/feeds/5093666424021778891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2011/07/sambut-puasa-dengan-ceria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/5093666424021778891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/5093666424021778891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2011/07/sambut-puasa-dengan-ceria.html' title='Sambut Puasa dengan Ceria!'/><author><name>Muhammad Fattah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03953426463383651880</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tqqYzBxV_ys/TgAPt_oCNlI/AAAAAAAAABQ/pNl5nI-ggNQ/s220/kibarkan%2Bpanji%2Bislam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-fg11dzCwlCU/ThjwcgrrKiI/AAAAAAAAACc/XSrLzZYCR64/s72-c/puasa-batman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-785095062412418764.post-101272748055283841</id><published>2011-07-08T21:58:00.000-07:00</published><updated>2011-07-08T23:13:41.897-07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-mDJHfhCDEgQ/Thfqw1BRNJI/AAAAAAAAABw/PTF8MLyFFfE/s1600/17995177.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-mDJHfhCDEgQ/Thfqw1BRNJI/AAAAAAAAABw/PTF8MLyFFfE/s320/17995177.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ikhwati fillah, tak terasa waktu terus berlalu dan tanpa kita sadari satu detik yang baru saja kita lewati telah menjadi sebuah kenangan. Ya, waktu akan terus berjalan tanpa menghiraukan mereka yang sedang melakukan perenungan. Waktu akan terus berjalan tanpa mengacuhkan mereka yang hanya memikirkan penyesalan.  Jika hanya itu yang bisa kita lakukan, telah banyak waktu yang kita sia-siakan. Maka manfaatkanlah waktu dengan melakukan kegiatan positif, tentunya kegiatan yang dapat mengundang ridho dari Allah Swt.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ikhwati fillah, berbicara tentang bergulirnya waktu, tak terasa sebentar lagi kita akan berjumpa dengan bulan yang penuh berkah, Ramadhan. Bagaimana perasaan antum wa antunna saat mengetahui bahwa Ramadhan akan segera menyapa? Apakah syair lagu berikut mewakili perasaan antum wa antunna: &lt;i&gt;‘Menghitung hari, detik demi detik. Menunggu itu kan menjemukan’.&lt;/i&gt; Jika syair tersebut mewakili perasaan antum wa antunna dalam menyambut Ramadhan, fa InsyaAllah itu merupakan perasaan yang baik. Selayaknya kedua insan yang berpisah karena Allah, maka pertemuan adalah hal yang paling dinantikan oleh keduanya. Sehingga ketika menunggu, kita akan merasa cemas dan was-was karena takut perjumpaan itu tidak pernah akan terwujud. Maka benarlah bahwa menunggu itu sangat menjemukan sebab banyak ketidakpastian didalamnya. Untuk itu, mari kita kuatkan kesabaran dan bermunajat pada Sang Pencipta pemilik segala kehendak, Semoga kita semua masih diberikan kesempatan untuk menikmati berkah bulan Ramadhan tahun ini, Amin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Hmmm.. Sebelum saya lanjutkan, adakah diantara kita yang merasa biasa saja atau bahkan tidak senang dengan datangnya bulan Ramadhan? Semoga itu tidak terjadi pada diri kita. Namun jika itu yang dirasakan, maka betapa ruginya kita. Ada beberapa kemungkinan penyebab timbulnya perasaan biasa saja itu. Bisa karena kurang pemahaman atau lupa atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadhan ataupun dengan berbagai alasan lainnya. Untuk itu, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang keutamaan bulan Ramadhan. Diharapkan agar kita bisa merasakan rindu serindu-rindunya pada Ramadhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ikhwati fillah pasti sering mendengar ada sebuah hadist yang sering dibacakan pada saat tausiyah tarawih yang berbunyi seperti ini, &lt;i&gt;10 hari pertama Ramadhan adalah hari-hari Rahmat, 10 hari pertengahannya maghfirah dan 10 hari terakhirnya pembebasan dari api neraka&lt;/i&gt;. Sayang sekali ini adalah hadist dhoif atau lemah yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah.Maka hadist ini tidak bisa dijadikan pegangan. Namun bukan berarti keutamaan Ramadhan hilang dengan dhoifnya hadist tersebut. Berikut akan saya sampaikan beberapa keutamaan Ramadhan yang telah termaktub dalam Al Qur'an maupun Hadist shahih lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sesuai dengan Firman Allah Swt. yang tertulis dalam Q.S. Al Baqarah ayat ke 183 sampai 185, bahwa setiap orang beriman diwajibkan untuk berpuasa satu bulan penuh pada bulan Ramadhan. Dari dua belas bulan yang ada, Ramadhanlah yang terpilih sebagai waktu peribadatan puasa. Puasa merupakan ibadah yang sangat istimewa. Sebuah potongan hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim menerangkannya sebagai berikut; &lt;i&gt;Dari Abu Hurairah ra., dia berkata: “Rasulullah bersabda: “Allah berfirman: Setiap amalan anak Adam adalah untuknya sendiri melainkan puasa, karena puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya…”&lt;/i&gt; Dari hadist tersebut dapat dipahami bahwa nilai ibadah puasa tidak sama dengan ibadah-ibadah lainnya. Jika ibadah-ibadah lain sudah mempunyai takaran balasan masing-masing, maka lain halnya dengan puasa. Balasan untuk ibadah puasa adalah sesuai dengan kehendak dari Allah Swt. Tidak hanya itu, dalam hadist riwayat Bukhori-Muslim lain diterangkan bahwa puasa menyebabkan seorang hamba dijauhkan dari api neraka selama tujuh puluh tahun dan mendapat kesempatan istimewa dengan masuk ke surga melalui jalur khusus, yaitu pintu Ar Rayyan. Ibnu Majah dan Al Hakim juga meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda yang isinya menjelaskan bahwa orang yang berpuasa mempunyai doa yang tidak ditolak ketika ia berbuka puasa. Dengan keutamaan puasa tersebut, maka secara tidak langsung juga mengakibatkan adanya keutamaan pada bulan Ramadhan. Telah disinggung di atas bahwa dari dua belas bulan kalender Hijriah yang ada, hanya bulan Ramadhan yang terpilih sebagai bulan diwajibkannya berpuasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;i&gt;“Shalat lima waktu, shalat Jum’at ke shalat Jum’at berikutnya, dan Ramadhan ke Rhamadan selanjutnya itu menghapus dosa-dosa di antara keduanya, selama dosa-dosa besar dijauhi.”&lt;/i&gt; (H.R. Muslim). Hadist di atas menerangkan kepada kita tentang keutamaan lain pada bulan Ramadhan. Ya, bagi mereka yang beriman dan menjalankan perintah-Nya serta melakukan taubatan nasuha, maka dosa-dosa diantara Ramadhan tahun lalu dengan Ramadhan yang sekarang niscaya akan diampuni oleh Allah Swt.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Selain keutamaan-keutamaan di atas, Ramadhan juga mempunyai keutamaan lain di salah satu harinya. Dijelaskan dalam Q.S. Al Baqarah ayat ke 185 bahwa permulaan Al Qur’an di turunkan saat bulan Ramadhan. Diturunkan pada satu hari  dalam Ramadhan yang malamnya disebut juga sebagai Lailatul Qadr. Malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam yang penuh dengan keberkahan dan kemuliaan. Hal ini bisa kita lihat bersama pada Firman Allah yang terdapat pada Q.S. Al Qadr ayat 1-5 dan Q.S. Ad Dukhan ayat 3. Sebagai seorang yang beriman, kita disunnahkan untuk mencari dan menjemput malam kemuliaan itu, sebagaimana Rasulullah Saw. yang lebih menggiatkan ibadahnya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan untuk mencari Lailatul Qadr. Padahal seperti kita ketahui bersama bahwa Rasulullah Saw. adalah orang yang paling giat ibadahnya diantara kita semua, bahkan disetiap waktu. Mungkin tidak akan pernah terbayangkan oleh kita, seperti apa giatnya Rasulullah pada sepuluh hari terakhir Ramadhan sedangkan pada waktu-waktu biasa saja giatnya beliau sudah mengungguli giat yang paling giat kita. Berikut hadist yang menganjurkan kita agar mencari Lailatul Qadr; &lt;i&gt;Dari Aisyah ra. bahwasanya Rasulullah bersabda: “Carilah lailatul qadr itu pada hari ganjil dari sepuluh hari yang terakhir dari bulan Ramadhan.”&lt;/i&gt; (H.R. Bukhori).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Itulah beberapa keutamaan yang ada pada bulan Ramadhan.Karena keutamaan-keutamaan yang dimiliki bulan Ramadhan, maka pada bulan ini kita diperintahkan agar memperbanyak ibadah. Beberapa bentuk ibadah yang dianjurkan pada bulan Ramadhan diantaranya adalah bersedekah, qiyamul lail, I’tikaf, serta Umrah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-UsydRdLY4EU/ThfrxL57LgI/AAAAAAAAACA/axPWQbH4k3U/s1600/2904597531_e7b0db52c6.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="134" src="http://1.bp.blogspot.com/-UsydRdLY4EU/ThfrxL57LgI/AAAAAAAAACA/axPWQbH4k3U/s200/2904597531_e7b0db52c6.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Bersedekah di bulan Ramadhan bisa berupa berbagi makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Mengenai hal ini,&lt;i&gt; Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa memberi makanan untuk berbuka puasa kepada orang yang berpuasa, ia berhak atas pahalanya tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa.”&lt;/i&gt;(H.R. Ahmad dan Tirmidzi).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-06D7pSrQHzk/Thfs-W4i7jI/AAAAAAAAACY/dKcramOv1ik/s1600/itikaf.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="134" src="http://1.bp.blogspot.com/-06D7pSrQHzk/Thfs-W4i7jI/AAAAAAAAACY/dKcramOv1ik/s200/itikaf.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Rasulullah sangat menjaga shalat malamnya ketika memasuki Ramadhan, terlebih pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. &lt;i&gt;Dari Aisyah ra. berkata: “Adalah Rasulullah Saw. jika masuk sepuluh (hari terakhir) beliau menghidupkan malam-malamnya, dan membangunkan keluarganya, serta mengencangkan kainnya.”&lt;/i&gt; (H.R. Bukhori-Muslim). Maksud mengencangkan kain disini adalah Rasulullah Saw. mengencangkan kain yang fungsinya sebagai sarung untuk melaksanakan shalat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-qjpC6fFti2s/ThfsrsOin8I/AAAAAAAAACQ/5Jhe5TbI0zw/s1600/itikaf%2B%25281%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="125" src="http://2.bp.blogspot.com/-qjpC6fFti2s/ThfsrsOin8I/AAAAAAAAACQ/5Jhe5TbI0zw/s200/itikaf%2B%25281%2529.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Selanjutnya ibadah yang berupa i’tikaf atau berdiam diri di masjid. Maksudnya berdiam diri disini bukan berarti diam tanpa melakukan aktivitas. Maksudnya berdiam diri di masjid adalah meninggalkan sementara urusan-urusan keduniawian dan memperbanyak dzikir kepada Allah di masjid. Berikut hadist yang menerangkan bahwa Rasulullah Saw. melakukan i’tikaf: &lt;i&gt;Dari Aisyah ra. bahwasanya Nabi Saw. selalu beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari Ramadhan hingga Allah mewafatkannya kemudian istri-istri beliau beri’tikaf setelah beliau.”&lt;/i&gt; (H.R. Bukhori-Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-JUF4KmyKOdQ/Thfsf8ml-rI/AAAAAAAAACI/-FPL8B9d4zg/s1600/kaaba.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="152" src="http://2.bp.blogspot.com/-JUF4KmyKOdQ/Thfsf8ml-rI/AAAAAAAAACI/-FPL8B9d4zg/s200/kaaba.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Mengenai umrah di bulan Ramadhan, &lt;i&gt;Rasulullah Saw. bersabda, “Umrah di bulan Ramadhan sama dengan haji bersamaku.”&lt;/i&gt; (Muttafaq Alaih). Untuk ibadah yang satu ini tentunya tidak mudah bagi orang Indonesia. Selain karena masalah jarak yang harus di tempuh sangatlah jauh, ibadah ini juga memerlukan dana yang cukup besar. Bagi yang mampu dan ingin menambah timbangan amal untuk bekal akhirat kelak, maka tidak ada salahnya untuk melakukan umrah di bulan Ramadhan. Bagi yang belum mampu, mari kita berusaha beramal di bidang lain. Karena di dalam Islam sangat banyak sekali cara beramal yang diajarkan dan dicontohkan oleh Rasulullah Saw., bahkan senyum pun bisa bernilai ibadah.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Semoga dengan adanya penjelasan-penjelasan di atas dapat meningkatkan kerinduan kita pada Ramadhan. Mari kita sambut Ramadhan, Marhaban ya Ramadhan!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim karya Abu Bakr Jabir Al Jazairi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Tarjamah Riyadus Shalihin jilid 2 karya Imam Nawawi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/785095062412418764-101272748055283841?l=menitiqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/feeds/101272748055283841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2011/07/keutamaan-ramadhan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/101272748055283841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/101272748055283841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2011/07/keutamaan-ramadhan.html' title='Keutamaan Ramadhan'/><author><name>Muhammad Fattah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03953426463383651880</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tqqYzBxV_ys/TgAPt_oCNlI/AAAAAAAAABQ/pNl5nI-ggNQ/s220/kibarkan%2Bpanji%2Bislam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-mDJHfhCDEgQ/Thfqw1BRNJI/AAAAAAAAABw/PTF8MLyFFfE/s72-c/17995177.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-785095062412418764.post-5390734159432440239</id><published>2011-03-22T09:56:00.000-07:00</published><updated>2011-03-22T10:26:13.841-07:00</updated><title type='text'>Belajar Dari Semut</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-P3-B3Z0wIXw/TYjPQOtwfnI/AAAAAAAAAA4/jgOdjEKjvDI/s1600/3_3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;img border="0" src="https://lh5.googleusercontent.com/-P3-B3Z0wIXw/TYjPQOtwfnI/AAAAAAAAAA4/jgOdjEKjvDI/s1600/3_3.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dalam Al-Qur’an, terdapat beberapa nama surat yang diambil dari nama binatang. Satu diantaranya adalah An-Naml yang berarti semut. Apabila kita sering mengamati kehidupan semut, maka banyak sekali pelajaran ataupun hikmah yang bisa kita ambil darinya. Semut mengajarkan kita untuk hidup saling tolong-menolong dalam hal kebaikan, bersatu padu dalam satu barisan untuk mencapai tujuan yang sama, tak kenal lelah dan putus asa dalam berusaha. Ada sebuah kejadian menarik antara seekor semut dengan Nabi Sulaiman as, yang dapat dijadikan bahan perenungan bagi kita semua. Berikut kisahnya,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Seperti kita tahu bersama bahwa Nabiullah Sulaiman as dianugrahi kemampuan untuk dapat berkomunikasi dengan hewan. Suatu ketika, Nabi Sulaiman menemui seekor semut dan bertanya padanya, “Hai semut, dengan ukuran badan yang kecil seperti itu, berapa lamakah kau mampu menghabiskan makanan yang besarnya seukuran biji nangka?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dengan ijin Allah maka semut itu pun menjawab, “Wahai Nabiullah, ketahuilah bahwasanya aku dapat menghabiskan makanan sebesar biji nangka itu dalam jangka waktu satu tahun.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Mendengar jawaban semut itu, maka Nabi Sulaiman memiliki keinginan untuk memeliharanya. Nabi Sulaiman pun mengambil semut itu dan memasukkannya ke dalam sebuah toples. Nabi Sulaiman berkata padanya, “Wahai semut, aku akan memeliharamu. Ini aku berikan makanan sebesar biji nangka untuk satu tahun kedepan. Aku akan kembali lagi padamu satu tahun yang akan datang untuk memberikan makanan sebesar biji nangka untukmu.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Semut pun hanya diam mendengar pernyataan Nabi Sulaiman tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Satu tahun telah berlalu, Nabi Sulaiman datang kepada semut untuk memenuhi janjinya dengan membawakan makanan sebesar biji nangka. Namun apa yang terjadi? Nabi Sulaiman sangat kaget melihat kondisi semut yang dipeliharanya tersebut. Bukan lantaran karena semut tersebut mati, tetapi Nabi Sulaiman kaget karena melihat makanan yang diberinya setahun yang lalu masih tersisa setengah. Selain itu, kondisi fisik semut pun masih terlihat bugar seperti kondisinya setahun yang lalu. Nabi Sulaiman pun penasaran dibuatnya. Dengan penuh rasa penasaran Nabi pun bertanya pada semut, “Hai semut, bukankah dulu pernah kau katakan padaku bahwa kau sanggup menghabiskan makanan sebesar biji nangka dalam kurun waktu satu tahun? Mengapa sekarang aku melihat kau menyisakan makanan itu?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dengan kuasa Allah semut itu pun menjawab, “Begini wahai Nabiullah, ketika aku hidup diluar toples, aku bisa setiap detik berusaha untuk mencari rejeki yang telah Allah limpahkan melalui hamparan buminya ini tanpa takut kekurangan makanan sedikit pun. Karena Allah sendiri telah berfirman bahwa Dia tidak akan pernah merubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu merubah keadaan yang ada pada mereka (1). Jadi selama aku berusaha serta diiringi dengan tawwakal kepada Allah, tak ada sedikitpun hal yang ku takutkan.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;“Namun saat aku berada dalam toples, aku tidak bisa lagi mencari makan dengan leluasa. Makanan yang tersedia pun sangat terbatas. Agar aku dapat bertahan hidup, maka usaha yang bisa aku lakukan hanyalah mengurangi porsi makanku sehari-hari. Aku takut jika makanan yang kau berikan itu kuhabiskan dalam jangka waktu satu tahun, kau akan lupa memenuhi janjimu untuk memberi makan lagi padaku. Aku tidak mau menggantungkan hidupku padamu karena kau adalah manusia biasa. Hanya Allah-lah satu-satunya Dzat yang tidak akan melalaikan ciptaannya walau sedetik pun, maka aku berpasrah sepenuhnya pada Allah.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Mendengar jawaban semut itu, Nabi Sulaiman pun tersenyum. Beliau kagum terhadap kebesaran Allah yang tak henti-hentinya terjadi di jagat raya ini. Beliau pun melepaskan kembali semut tersebut ke alam bebas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Wallahu alam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ket:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;(1). bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah[767]. Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan[768] yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. {Q.S. Ar Ra’d (13) : 11}&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;[767] Bagi tiap-tiap manusia ada beberapa Malaikat yang tetap menjaganya secara bergiliran dan ada pula beberapa Malaikat yang mencatat amalan-amalannya. dan yang dikehendaki dalam ayat ini ialah Malaikat yang menjaga secara bergiliran itu, disebut Malaikat Hafazhah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;[768] Tuhan tidak akan merobah Keadaan mereka, selama mereka tidak merobah sebab-sebab kemunduran mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Subhanallah! Sangat dalam sekali hikmah yang terkandung dalam kisah di atas. Kemantapan aqidah yang sangat luar biasa telah ditunjukkan oleh seekor semut. Sebuah kisah yang bisa kita jadikan renungan pada diri kita masing-masing. Sering kita jumpai didalam realita, begitu banyak orang yang menggantungkan harapan sepenuhnya pada orang lain. Meskipun ada orang yang bisa membantu kita keluar dari masalah, mereka itu hanyalah media dari pemecahan masalah tersebut. Penolong sejati ialah Allah Swt. Dialah yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Allah berfirman:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? &lt;b&gt;&lt;i&gt;Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;{Q.S. Al-Baqarah (2) : 107}&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tetapi (ikutilah Allah), Allahlah Pelindungmu, dan Dia-lah sebaik-baik Penolong.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; {Q.S. Ali Imran (3) : 150}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dan Allah lebih mengetahui (daripada kamu) tentang musuh-musuhmu. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Dan cukuplah Allah menjadi Pelindung (bagimu). Dan cukuplah Allah menjadi Penolong (bagimu). &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;{Q.S. An Nisa’ (4) :45}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Adapun orang-orang yang beriman dan berbuat amal saleh, maka Allah akan menyempurnakan pahala mereka dan menambah untuk mereka sebagian dari karunia-Nya. Adapun orang-orang yang enggan dan menyombongkan diri, maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih, dan mereka tidak akan memperoleh bagi diri mereka, &lt;b&gt;&lt;i&gt;pelindung dan penolong selain daripada Allah&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. {Q.S. An Nisa’ (4) : 173}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sudah saatnya manusia tidak menggantungkan harapannya pada manusia lain. Berharaplah hanya pada Allah semata. Yakinlah akan firman-Nya, Kun, faya kuun!&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Sesungguhnya  perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya  mengatakan kepadanya: "Kun&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;(jadilah)", maka jadilah ia. {Q.S. An Nahl (16) : 14}&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/785095062412418764-5390734159432440239?l=menitiqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/feeds/5390734159432440239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2011/03/belajar-dari-semut.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/5390734159432440239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/5390734159432440239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2011/03/belajar-dari-semut.html' title='Belajar Dari Semut'/><author><name>Muhammad Fattah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03953426463383651880</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tqqYzBxV_ys/TgAPt_oCNlI/AAAAAAAAABQ/pNl5nI-ggNQ/s220/kibarkan%2Bpanji%2Bislam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-P3-B3Z0wIXw/TYjPQOtwfnI/AAAAAAAAAA4/jgOdjEKjvDI/s72-c/3_3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-785095062412418764.post-2793793985114514219</id><published>2011-03-15T20:33:00.000-07:00</published><updated>2011-03-15T23:37:55.126-07:00</updated><title type='text'>Ketika Ditanya Tentang Pacaran?</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-ChQ5xVI9vio/TYBZwHbmXlI/AAAAAAAAAA0/fJn6_08WZK8/s1600/kalo-monyet-pacaran.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://lh3.googleusercontent.com/-ChQ5xVI9vio/TYBZwHbmXlI/AAAAAAAAAA0/fJn6_08WZK8/s320/kalo-monyet-pacaran.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang permasalahan yang sering dihadapi oleh para remaja pada umumnya. Yaitu tentang masalah berpacaran. Mungkin sering kita dengar pertanyaan seperti berikut, “Pacaran itu dilarang tidak ya dalam Islam?”. Sebenarnya, pertanyaan ini sangat mudah untuk di jawab bila kita tidak ‘mendewakan’ akal ketimbang hati nurani. Seperti orang-orang yahudi yang selalu mendustakan ayat-ayat Allah dengan akal mereka dan mematikan hati nurani setelah datang kepada mereka suatu kebenaran. Seperti firman Allah yang termuat dalam Q.S. Al Baqarah (2) : 89 berikut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;“Dan setelah sampai kepada mereka Kitab (Al-Qur’an) dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, sedangkan sebelumnya mereka memohon kemenangan atas orang-orang kafir, &lt;b&gt;ternyata setelah sampai kepada mereka apa yang telah mereka ketahui itu,mereka mengingkarinya. Maka laknat Alloh bagi orang-orang yang ingkar.&lt;/b&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Demikianlah Allah menjelaskan kepada kita apa yang telah diperbuat oleh kaum yahudi, agar kita menjadikannya sebagai pelajaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;“Sangatlah buruk (perbuatan) mereka menjual dirinya, dengan mengingkari apa yang diturunkan Allah, karena dengki bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Karena itulah mereka menanggung kemurkaan demi kemurkaan. Dan kepada orang-orang kafir (ditimpakan) azab yang menghinakan.” Q.S. Al Baqarah (2) : 90.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Bila kita mengkaji Al-Qur’an, begitu banyak&amp;nbsp; ayat yang menjelaskan tentang kedurhakaan orang yahudi kepada Allah, Pencipta mereka sendiri. Penyebabnya tentu saja karena mereka lebih mengutamakan ro’yu ketimbang qolbu. Betapa kejinya perbuatan mereka. Semoga kita tidak termasuk sebagai orang-orang yang mengingkari ayat-ayat-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Seperti yang telah saya katakan di atas, bahwa pertanyaan “Pacaran itu dilarang tidak dalam Islam ya?“ sangatlah mudah bila kita mengunakan qolbu untuk menjawabnya. Karena Qolbu lah yang dapat membedakan mana yang haq dan yang batil. Namun bila Qolbu (hati) kita buta, maka tidaklah heran bila kita terjerumus dalam hal-hal yang tidak Allah ridhoi. Baiklah, mari kita bahas masalah ini dalam pandangan Islam (tentunya sesuai dengan Al-Quran dan hadist). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Al-Qur’an, yang berisi Firman Allah serta tiada keraguan didalamnya telah membahas berbagai peraturan hidup makhluk-Nya (termasuk manusia) yang wajib kita taati bagi yang mengaku dirinya seorang muslim. Mulai dari masalah beribadah, berjual-beli, pendidikan, peradilan hingga bersosialisasi (baik antara yang muda kepada yang lebih tua, antar jenis maupun berlawanan jenis kelamin, dsb). Termasuk untuk menjawab pertanyaan di atas, Allah berfirman di dalam Q.S. Al Isra’ (17) : 32 yang berisi,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;“&lt;b&gt;Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.&lt;/b&gt;” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ayat di atas sangat jelas sekali maknanya (merupakan ayat muhkamat). Maka terjawab sudah pertanyaan di atas. Kita umat muslim, dilarang untuk berbuat zina bahkan untuk mendekatinya pun dilarang. Ayat di ataslah yang saya jadikan landasan mengapa saya menganggap bahwa pacaran itu dilarang dalam Islam. Saya beranggapan bahwa berpacaran adalah salah satu bentuk perbuatan yang erat hubungannya dengan zina. &amp;nbsp;Mungkin anda kurang setuju dengan pernyataan saya, yang menganggap bahwa pacaran adalah salah satu perbuatan yang mendekati zina, sementara menurut anda zina dan pacaran itu adalah hal yang berbeda. Maka saya akan menambahkan beberapa hadist yang berhubungan dengan perihal di atas agar kita semua memahaminya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dalam kegiatan berpacaran, pasti tidak luput dari kejadian saling &lt;b&gt;pandang-memandang&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;berpegangan tangan&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;berpelukan&lt;/b&gt; bahkan hingga &lt;b&gt;berciuman&lt;/b&gt;. Semua itu dianggap ‘&lt;b&gt;halal&lt;/b&gt;’ dengan alasan bahwa perbuatan mereka dilakukan atas dasar &lt;b&gt;‘suka sama suka atau CINTA’&lt;/b&gt;. Bahkan dengan bangganya mereka menceritakan perbuatan itu pada khalayak ramai dan bila mereka dinasehati maka akan menjawab dengan enteng, “Suka-suka kita donk! Kitakan punya hak. Ga usah ikut campur masalah kita coba! Irikah?! Makanya pacaran!”, dan masih banyak lagi beribu alasan yang mereka ciptakan. Masya Allah, tanpa disadari mereka telah terperangkap oleh tipu daya setan yang mengajak kepada kemunkaran. Tidak sepantasnya bagi seorang muslim melakukan hal-hal yang demikian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Entah mengapa bila saya memperhatikan pemuda-pemudi yang berpacaran, seolah-olah mereka seperti menampakkan rasa bangga atas apa yang mereka perbuat, bangga punya pacar, sedangkan orang-orang yang tidak pacaran atau tidak mau pacaran mereka anggap ‘cupu, kuper ,dsb’. Justru menurut saya, orang yang punya prinsip tidak mau pacaran itulah yang perlu diacungi jempol. Mereka mampu menjaga kesucian hati, disaat jaman tak lagi suci. Biar saja orang yang berpacaran membanggakan diri kepada orang lain, namun orang yang punya prinsip tidak mau pacaran bisa membanggakan dirinya dihadapan Yang Maha Kuasa, Allah Swt.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Orang-orang yang saya ceritakan di atas melakukannya mungkin karena ketidaktahuan mereka tentang apa itu zina. Namun ada juga dari mereka yang sudah paham, tetapi tetap saja mengingkarinya. Untuk orang yang seperti ini, biar menjadi urusan Allah. Bagi yang tidak tahu, maka saya (selaku muslim) dan orang muslim lainnya wajib memberitahukannya. Urusan apakah nanti mereka menolak atau menerima, biar menjadi urusan mereka terhadap Allah. Yang jelas kewajiban kita sebagai orang muslim, yaitu saling menasehati dalam hal kebenaran telah terpenuhi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;“Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, &lt;b&gt;kecuali&lt;/b&gt; orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta &lt;b&gt;saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran&lt;/b&gt;.” Q.S. Al-‘Asr (103) : 1-3.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Baiklah, bagi mereka yang tidak tahu, semoga penjelasan dan hadist-hadist berikut dapat membantu mereka memahaminya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dalam pandangan beberapa orang, perbuatan zina hanyalah dianggap sebagai hubungan badan antar lawan jenis. Sebenarnya hal ini sangat salah kaprah karena zina pun bisa dilakukan oleh mata, telinga, mulut, tangan, kaki, dan bahkan hati bisa melakukannya. Hal ini seperti sabda Rasululloh yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;”Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya&lt;b&gt;. Kedua mata zinanya melihat, kedua telinga zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhasrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisir atau diwujudkan) oleh kelamin atau digagalkannya&lt;/b&gt;.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Hadist di atas menjelaskan kepada kita bahwa perbuatan zina tidak mesti dalam bentuk berhubungan badan. Mata berzina dengan melihat hal-hal yang tidak halal untuk dipandang. Telinga mendengarkan kata-kata yang membuat berpikiran negatif. Lidah mengucapkan seribu puja-puji zina yang di laknat-Nya. Tangan berzina dengan meraba semua anggota badan mereka yang bukan muhrim. Kaki berzina dengan melangkah pada tempat-tempat maksiat bersemayam. Hati berzina dengan mengharapkan atau memikirkan hal-hal yang diridhai setan. Begitu banyak hal-hal yang erat hubungannya dengan zina. Semoga kita terhindar dari hal yang demikian&lt;/span&gt;.&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; Namun bagi mereka yang melakukannya, semoga Allah memberinya hidayah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; line-height: 150%;"&gt;Dalam hal berpandangan dan bersentuhan kepada yang bukan muhrim, Ulama empat madzhab mengharamkannya. Berikut pendapat mereka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 12.0pt; margin-left: 13.5pt; text-indent: -13.5pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;šMadzhab Hanafi. Imam al-Kasaani berkata : ""menyentuh (wanita) lebih berpotensi membangkitkan syahwat daripada sekedar melihat (padahal melihat saja haram)..."" [Bada'iu ash-Shana`i']&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 12.0pt; margin-left: 13.5pt; text-indent: -13.5pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;šMadzhab Maliki. Imam Abul Barokaat menyatakan : ""Tidak boleh berjabat tangan dengan wanita (bukan mahram) walaupun kaum lelaki sudah tidak memiliki lagi keinginan (hasrat) kepadanya ."" [asy-Syahush Shaghir IV/760].&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 12.0pt; margin-left: 13.5pt; text-indent: -13.5pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;šMadzhab Syafi'i. Imam an-Nawawi berkata : ""Memandang wanita (bukan mahram) saja haram, maka menyentuhnya tentu lebih haram lagi, karena terasa lebih nikmat ."" [Roudhotu ath-Thalilibin VII/28].&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 12.0pt; margin-left: 9.0pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;šMadzhab Hanbali. Imam al-Marruzi (ada yang membaca : al-Marwazi) mengatakan : ""Aku pernah bertanya kepada Ahmad bin Hanbal. "" Apakah anda membenci jabat tangan dengan kaum wanita (non mahram)?"" Beliau menjawab : ""Aku membencinya."" &amp;nbsp;[Masa`il Ahmad wa Ishaq I/211].&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 12.0pt; margin-left: 9.0pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 12.0pt;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Begitu pula Rosululloh. Beliau memberikan contoh nyata untuk kita, agar tidak menyentuh seorang wanita yang bukan muhrimnya. Hal ini seperti pada hadist riwayat Imam Bukhori berikut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 12.0pt;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sayyidah 'Aisyah radhiyallahu 'anha pernah berkata :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 12.0pt;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;"Demi Allah, adalah tangan Rasulullah belum pernah menyentuh tangan wanita kecuali yang beliau miliki (nikahi)."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 12.0pt;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Berikut adalah perumpamaan bagi mereka yang senang menyentuh seseorang yang bukan muhrimnya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; line-height: 150%;"&gt;“&lt;b&gt;Sungguh apabila kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan besi, maka hal itu lebih baik daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya&lt;/b&gt; .”[HR ath-Thabrani dan al-Baihaqi. Imam al-Mundziri berkata : para perawi hadits ini tsiqaat (terpercaya/kredibel)].&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; line-height: 150%;"&gt;Na’udzubillahi mindzalik. Begitu ngerinya perumpamaan bagi mereka yang ‘hanya menyentuh’ seseorang yang bukan muhrimnya. Pacaran pasti tidak akan lepas dari hal-hal yang diharamkan di atas. Maka dari itu saya tidak setuju bila ada yang menghalalkan pacaran. Namun pernah juga seorang teman menyeletuk pada saya, saat saya menjelaskan pendapat di atas dengan berkata, “Aku pacaran ga’ sampai pegang-pegangan kok! Kalo tatap muka juga paling 1-2 menit aja, ga pake nafsu.” Saya terkadang bingung menghadapi orang-orang yang seperti ini. Mereka seakan tidak percaya bahwa Allah itu lebih menghendaki kebaikan daripada keburukan bagi hambanya (dengan kata lain bersuudzon pada Allah). Padahal Allah berfirman yang artinya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; line-height: 150%;"&gt;“…Boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” Q.S. Al-Baqarah (2) : 216&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;Saat itu, saya hanya bisa terdiam mendengar celetukannya, karena dari nada bicaranya menunjukkan ketidaksukaan dengan apa yang saya sampaikan. Saat itu saya beristighfar dan berkata dalam hati, “Siapa yang bisa jamin kalau kamu ga bernafsu? Biar kata kamu bisa ‘menjaga’ seperti yang kamu ucapkan, tapi aku ragu dengan hatimu.” Ya, karena hatilah&amp;nbsp; indra perasa yang susah sekali untuk dijaga. Hanya Alloh-lah Dzat Yang Maha Membolak-Balikkan dan Meneguhkan hati. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;Sebenarnya masih banyak lagi hadist yang menyinggung tentang hal-hal lain di atas yang tidak dapat saya cantumkan pada artikel ini. Inilah penjelasan singkat yang dapat saya tulis. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang berpaling sesudah datangnya kebenaran yang sesuai dengan Firman Allah berikut &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;“&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Maka apakah mereka &lt;b&gt;tidak memperhatikan Al Qur'an&lt;/b&gt; ataukah &lt;b&gt;hati mereka terkunci&lt;/b&gt;? Sesungguhnya orang-orang yang &lt;b&gt;kembali ke belakang (kepada kekafiran)&lt;/b&gt; &lt;b&gt;sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka&lt;/b&gt;, setan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka.” Q.S. Muhammad (47) : 24-25.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; line-height: 150%;"&gt;Kekurangan datangnya bersama diri yang lemah dan tiada daya ini,dan kebenaran datangnya dari Alloh Swt. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; line-height: 150%;"&gt;Allah berfirman yang artinya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;“&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;” Q.S. Al-Baqarah (2) : 147&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; line-height: 150%;"&gt;Saya akhiri dengan memohon ampun pada Dzat yang menggenggam diri ini. Astaghfirullohal ‘adziim. Astaghfirullohal ‘adziim. Astaghfirullohal ‘adziim. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Akhirul kalam, Wassalamu’alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/785095062412418764-2793793985114514219?l=menitiqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/feeds/2793793985114514219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2011/03/ketika-ditanya-tentang-pacaran.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/2793793985114514219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/2793793985114514219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2011/03/ketika-ditanya-tentang-pacaran.html' title='Ketika Ditanya Tentang Pacaran?'/><author><name>Muhammad Fattah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03953426463383651880</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tqqYzBxV_ys/TgAPt_oCNlI/AAAAAAAAABQ/pNl5nI-ggNQ/s220/kibarkan%2Bpanji%2Bislam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-ChQ5xVI9vio/TYBZwHbmXlI/AAAAAAAAAA0/fJn6_08WZK8/s72-c/kalo-monyet-pacaran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-785095062412418764.post-974342698826278836</id><published>2011-03-15T06:55:00.000-07:00</published><updated>2011-03-18T22:20:48.389-07:00</updated><title type='text'>Jadilah Mawar Merekah yang Berduri Tajam</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpFirst" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-k3D6qAoOTXM/TYBXR4Ewl2I/AAAAAAAAAAw/sHmsFKsWIXQ/s1600/red-rose.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://lh4.googleusercontent.com/-k3D6qAoOTXM/TYBXR4Ewl2I/AAAAAAAAAAw/sHmsFKsWIXQ/s1600/red-rose.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Assalamu’alaikum ikhwah fillah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Bismillahirrohmaanirrohiim.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Alhamdulillahi robbil ‘aalamiin. Segala puji bagi Allah yang telah mengarunia kita nikmat sehat dan nikmat kesempatan. Nikmat yang sering kita lupakan dan kita sia-siakan dengan percuma. Hal ini selaras dengan sabda rasululloh saw. yang diriwayatkan oleh imam Bukhori yang berbunyi, “Dua macam kenikmatan dari nikmat-nikmat Allah, kebanyakan umat manusia merugi padanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” Semoga kita tidak termasuk sebagai orang yang sering menyiakan kedua nikmat tersebut dan tidak termasuk dalam golongan mereka yang merugi. Dan tak lupa juga kita wajib bersyukur atas karunia terbesar Allah Swt. yang&amp;nbsp; berupa nikmat keimanan dan ketaqwaan yang masih melekat pada kita hari ini dan semoga melekat hingga akhir hayat hidup kita. Amin Ya Robbal ‘aalamiin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sholawat serta salam selalu tercurah bagi Rosul akhir jaman, Muhammad bin Abdulloh, manusia termulia yang telah membawa cahaya penerangan digelapnya jaman. Yang menuntun kita dari kejahiliyahan menuju keinsafan. Yang tiada sedikitpun cela diantara perilakunya. Beserta keluarga beliau, para sahabat, tabi’in, tabiut tabi’in dan pengikutnya yang setia hingga akhir jaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Pada kesempatan kali ini, saya selaku seorang yang mempunyai saudara perempuan dan beberapa sahabat perempuan, ingin membahas sedikit tentang kewajiban berjilbab bagi muslimah. Saya memohon maaf sebelumnya bila di dalam penjelasan saya nanti banyak kekurangan. Jujur saja, saya hanya sedikit memahami syariat Islam yang berlaku bagi muslimah. Isi dari postingan ini pun berupa kutipan, hasil pemikiran &amp;nbsp;dan tambahan dari beberapa sahabat saya. Berikut pembahasannya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;Perintah berjilbab bagi muslimah terdapat di dalam Al Qur’an dan &amp;nbsp;Hadist. Allah SWT telah menjelaskan di dalam firman-Nya yang bermakna:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-indent: .5in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;i&gt;Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang. &lt;/i&gt;Q.S. Al Ahzab (33) : 59&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dari ayat di atas dapat kita pahami bahwa &lt;span class="apple-style-span"&gt;Allah Swt. memerintahkan Nabi saw. untuk menyampaikan suatu ketentuan bagi para wanita mukmin. Bukan hanya untuk keluarga beliau ( istri dan anak ), melainkan juga bagi seluruh muslimah. Ketentuan yang dibebankan kepada muslimah itu berupa&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;yudnîna 'alayhinna min jalâbîbihinna&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;(hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka). &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Terdapat beberapa pengertian yang diberikan para ulama mengenai kata&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;jilbab&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;. Ibnu Abbas menafsirkannya sebagai&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;ar-ridâ' &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;(mantel) yang menutup tubuh dari atas hingga bawah. &lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Adapun menurut al-Qurthubi, Ibnu al-'Arabi, dan an-Nasafi&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;jilbab&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;adalah pakaian yang menutupi seluruh tubuh. &lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Ada juga yang mengartikannya sebagai&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;milhafah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;(baju kurung yang longgar dan tidak tipis) dan semua yang menutupi, baik berupa pakaian maupun lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Sebagian lainnya memahaminya sebagai&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;mulâ'ah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;(baju kurung) yang menutupi wanita&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;atau&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;al-qamîsh&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;(baju gamis).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Allah memerintahkan sesuatu pasti ada manfaatnya untuk kebaikan manusia. Dan setiap yang benar-benar manfaat dan dibutuhkan manusia dalam kehidupannya, pasti disyariatkan atau diperintahkan oleh-Nya. Begitu pula dengan syariat berjilbab yang mempunyai manfaat duniawi serta ukhrawi. Berikut manfaat berjilbab ditinjau dari Islam dan ilmu sains* :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12.0pt; mso-line-height-alt: 10.5pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;1. Selamat dari adzab Allah (adzab neraka)&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 10.5pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;“Ada dua macam penghuni Neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya; sekelompok laki-laki yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang dikepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka (wanita-wanita seperti ini) tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak yang jauh”&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;(HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 10.5pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan&lt;i&gt;&amp;nbsp;“Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Terhindar dari pelecehan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya pelecehan seksual terhadap kaum wanita adalah akibat tingkah laku mereka sendiri. Karena wanita merupakan fitnah (godaan) terbesar. Sebagaiman sabda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam,&amp;nbsp;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 10.5pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 10.5pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;“Sepeninggalku tak ada fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita.”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;(HR. Bukhari)&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 10.5pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;Jikalau wanita pada jaman Rasul merupakan fitnah terbesar bagi laki-laki padahal wanita pada jaman ini konsisten terhadap jilbab mereka dan tak banyak lelaki jahat saat itu, maka bagaimana wanita pada jaman sekarang??? Tentunya akan menjadi target pelecehan. Hal ini telah terbukti dengan tingginya pelecehan di negara-negara Eropa (wanitanya tidak berjilbab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Memelihara kecemburuan laki-laki&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sifat cemburu&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;adalah sifat yang telah Allah subhanahu wata'ala tanamkan kepada hati laki-laki agar lebih menjaga harga diri wanita yang menjadi mahramnya. Cemburu merupakan sifat terpuji dalam Islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 10.5pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Allah itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah adalah apabila seorang mukmin menghampiri apa yang diharamkan-Nya.”&lt;/i&gt;(HR. Muslim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12.0pt; mso-line-height-alt: 10.5pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;Bila jilbab ditanggalkan, rasa cemburu laki-laki akan hilang. Sehingga jika terjadi pelecehan tidak ada yang akan membela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Akan seperti biadadari surga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;“Dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya, mereka tak pernah disentuh seorang manusia atau jin pun sebelumnya.”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(QS. Ar-Rahman: 56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Mereka laksana permata yakut dan marjan.”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(QS. Ar-Rahman: 58)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Mereka laksan telur yang tersimpan rapi.”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(QS. Ash-Shaffaat: 49)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga. Yaitu menundukkan pandangan, tak pernah disentuh oleh yang bukan mahramnya, yang senantiasa dirumah untuk menjaga kehormatan diri. Wanita inilah merupakan perhiasan yang amatlah berharga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 10.5pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;5. Mencegah penyakit kanker kulit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kanker&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;adalah sekumpulan penyakit yang menyebabkan sebagian sel tubuh berubah sifatnya. Kanker kulit adalah tumor-tumor yang terbentuk akibat kekacauan dalam sel yang disebabkan oleh penyinaran, zat-zat kimia, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian menunjukkan kanker kulit biasanya disebabkan oleh sinar Ultra Violet (UV) yang menyinari wajah, leher, tangan, dan kaki. Kanker ini banyak menyerang orang berkulit putih, sebab kulit putih lebih mudah terbakar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker tidaklah membeda-bedakan antara laki-laki dan wanita. Hanya saja, wanita memiliki daya tahan tubuh lebih rendah daripada laki-laki. Oleh karena itu, wanita lebih mudah terserang penyakit khususnya kanker kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, cara untuk melindungi tubuh dari kanker kulit adalah dengan menutupi kulit. Salah satunya dengan berjilbab. Karena dengan berjilbab, kita melindungi kulit kita dari sinar UV. Melindungi tubuh bukan dengan memakai kerudung gaul dan baju ketat. Kenapa? Karena hal itu percuma saja. Karena sinar UV masih bisa menembus pakaian yang ketat apalagi pakaian transparan. Berjilbab disini haruslah sesuai kriteria jilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Memperlambat gejala penuaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Penuaan&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;adalah proses alamiah yang sudah pasti dialami oleh semua orang yaitu lambatnya proses pertumbuhan dan pembelahan sel-sel dalam tubuh. Gejala-gejala penuaan antara lain adalah rambut memutih, kulit keriput, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab utama gejala penuaan adalah&amp;nbsp;&lt;i&gt;sinar matahari&lt;/i&gt;. Sinar matahari memang penting bagi pembentukan vitamin D yang berperan penting terhadap kesehatan kulit. Namun, secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa sinar matahari merangsang melanosit (sel-sel melanin) untuk mengeluarkan melanin, akibatnya rusaklah jaringan kolagen dan elastin. Jaringan kolagen dan elastin berperan penting dalam menjaga keindahan dan kelenturan kulit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;( *Sumber&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.voa-islam.net/" target="_blank"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;http://www.voa-islam.net&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; )&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dewasa ini, banyak kita temui peristiwa dimana ada seorang muslimah berjilbab tetapi kelakuannya buruk. Ada pula perempuan muslimah&amp;nbsp; yang berperilaku baik, namun ia tidak melaksanakan syariat berjilbab. Lalu bagaimana kita harus menyikapinya? Dalam sebuah dialog antara Buya Hamka dan seorang pemuda terdapat pelajaran bagi kita untuk menyikapi hal ini. Walaupun hal yang dibicarakan berbeda, namun maksud dari pembicaraan tersebut sama dengan hal ini. Berikut dialog yang terjadi antara mereka,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Pemuda bertanya, “Manakah menurut anda yang lebih baik diantara kedua orang berikut. Pertama, orang yang rajin shalat tetapi kelakuannya buruk dan kedua orang yang berkelakuan baik tetapi tidak pernah shalat?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Buya menjawab, “ yang kelakuannya baik tapi gak pernah shalat pasti akhlaknya akan lebih baik lagi bila ia rajin shalat. Sedangkan orang yang shalat dan kelakuannya buruk, syukur dia rajin shalat bila tidak pasti kelakuannya akan lebih buruk.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dari dialog di atas pula kita dapat menjawab tentang pertanyaan, ”Manakah yang lebih baik antara muslimah berjilbab tapi kelakuannya jelek atau muslimah tidak berjilbab tapi kelakuannya baik?” Untuk meyakinkan saya, saya bertanya pada seseorang yang menurut saya alim dan bijaksana. Saya bertanya padanya, “Manakah yang lebih baik menurut anda, antara muslimah berjilbab tapi kelakuannya jelek atau muslimah tidak berjilbab tapi kelakuannya baik?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Beliau menjawab, “Orang yang berjilbab, ia mendapatkan pahala atas kelakuannya dalam menjaga auratnya, tetapi ia mendapatkan dosa atas perilaku buruknya. Orang yang berkelakuan baik, ia mendapatkan pahala atas kelakuannya yang baik, tetapi ia mendapatkan dosa atas kelakuannya yang tidak bisa menjaga auratnya”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Bila dianalogikan seorang perempuan sebagai bunga mawar, maka muslimah yang berjilbab tetapi kelakuannya buruk adalah bunga mawar berduri tajam yang belum mekar (masih kuncup). Sedangkan muslimah yang baik namun tidak berjilbab adalah bunga mawar mekar &amp;nbsp;yang&amp;nbsp;durinya tumpul. Keduanya punya kerugian dan kelebihan masing-masing. Kerugian bagi mawar berduri yang masih kuncup adalah tidak akan disentuh (dimakan) oleh binatang ( sapi, kambing, dll ). Karena ia memiliki pertahanan diri yang berupa duri yang tajam. &amp;nbsp;Ia hanya bisa disentuh dan dipetik oleh manusia. Namun sayang, manusia pun tidak serta merta mau memetiknya. Tentu saja hal ini karena bunganya yang masih kuncup. Bukankah keindahan bunga mawar itu terletak pada bunganya yang mekar? Jika ada manusia baik yang ingin memetiknya, pastilah hanya orang sabar yang akan merawatnya sampai bunga tersebut mekar. Namun orang baik seperti ini sangat susah untuk kita jumpai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Bilamana dengan mawar mekar yang durinya tumpul? Dengan pesona bunga yang merah merekah, ia dapat memikat siapapun yang memandangnya. Manusia pun sangat ingin memilikinya. Namun sayang, selain manusia pun ada yang menginginkannya, yaitu para binatang. Karena bunga ini tidak memiliki pertahanan diri yang berupa duri yang tajam, maka dengan mudahnya ia disentuh dan dimakan oleh binatang ( sapi, kambing, dll ). Hanya yang beruntunglah yang dapat selamat dari mangsa para binatang-binatang ini. Tentu saja tidak banyak yang dapat tersisa dikarenakan sifat rakus para binatang ini. Hal ini sangatlah disayangkan. Bunga yang telah berusaha sekuat tenaga untuk mekar yang seharusnya diperuntukkan bagi mereka yang pantas, tapi para binatanglah yang banyak memetik hasilnya. Bila sudah seperti ini, janganlah menyalahkan binatang – binatang tersebut. Jikalau bunga ini berduri tajam, pastilah mereka enggan untuk menyantapnya. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Saat Umar bin Khattab menjadi khalifah, beliau ditanya oleh seseorang tentang arti taqwa. Beliau menjawab, “Taqwa adalah perumpamaan saat kita berjalan di atas jalan yang penuh dengan duri”. Maksud dari jawaban beliau adalah berhati-hati. Karena untuk menuju ketaqwaan pasti banyak hal yang akan menghadangnya. Maka kita harus berhati-hati agar kita tidak terjerumus pada hal-hal yang tidak di ridhai-Nya. Memakai jilbab bagi muslimah, merupakan bentuk kehati-hatian yang juga mencerminkan ketaqwaan kepada Allah SWT, disamping mengerjakan kewajiban yang telah disyariatkan-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ada lagi satu masalah yang luput untuk dibahas. Yaitu mereka yang suka pakai-lepas jilbab. Maaf sebelumnya, untuk mereka saya ibaratkan sebagai rumput. Ia mudah sekali digoyang oleh angin. Ia bergerak hanya mengikuti arah angin, tidak dapat berdiri tegak layaknya sebuah tanaman. Ia selalu berpotensi untuk diinjak-injak kapan saja. &amp;nbsp;Manusia tidak akan ada yang mau menyentuh dan memetiknya, bahkan untuk meliriknya. Hanya binatanglah yang mau menyentuh dan memakannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpLast" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Lalu pilihan apakah &amp;nbsp;yang akan dipilih muslimah Indonesia? Saya mengharap pilihannya adalah bunga mawar merah merekah yang berduri. Tidak hanya berjilbab untuk melindungi auratnya, tetapi hatinya juga harus seperti bunga mawar yang merekah. &amp;nbsp;Semoga Allah menunjukkan hidayah-Nya.Amin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Semoga bermanfaat. &lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Kekurangan datangnya bersama diri yang lemah dan tiada daya ini,dan kebenaran datangnya dari Allah Swt. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; line-height: 150%;"&gt;Allah SWT berfirman yang artinya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;“&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.” &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Q.S. Al-Baqarah (2) : 147&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; line-height: 150%;"&gt;Saya akhiri dengan memohon ampun pada Dzat yang menggenggam diri ini. Astaghfirullohal ‘adziim. Astaghfirullohal ‘adziim. Astaghfirullohal ‘adziim. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; line-height: 150%;"&gt;Akhirul kalam, Wassalamu’alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/785095062412418764-974342698826278836?l=menitiqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/feeds/974342698826278836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2011/03/jadilah-mawar-merekah-yang-berduri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/974342698826278836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/785095062412418764/posts/default/974342698826278836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://menitiqalbu.blogspot.com/2011/03/jadilah-mawar-merekah-yang-berduri.html' title='Jadilah Mawar Merekah yang Berduri Tajam'/><author><name>Muhammad Fattah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03953426463383651880</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tqqYzBxV_ys/TgAPt_oCNlI/AAAAAAAAABQ/pNl5nI-ggNQ/s220/kibarkan%2Bpanji%2Bislam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/-k3D6qAoOTXM/TYBXR4Ewl2I/AAAAAAAAAAw/sHmsFKsWIXQ/s72-c/red-rose.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
